Buku Tulis Marchella

Catatan keseharianku

Berbahasa Jawa Krama Inggil Setiap Kamis

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, keluarkan edaran kebijaksanaan mengenai keharusan berbicara memakai bahasa Jawa krama inggil buat siswa SD serta SMP sehari-hari Kamis.

Kebijaksanaan memakai bahasa daerah dalam tiap-tiap pekerjaan di hari Kamis, akan diawali pada semester II tahun ajaran pendidikan 2018-2019. “Tujuannya supaya bahasa Jawa supaya tidak kalah dalam bahasa yang lain serta beberapa siswa pula lebih kenal bahasa daerahnya yang benar dan baik,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang, Budi Nugroho.

Menurut dia, harus berbahasa Jawa sehari-hari Kamis itu sebagai bentuk implementasi Ketentuan Gubernur Jawa Timur Nomer 19 Tahun 2014 mengenai Mata Pelajaran Bahasa Daerah menjadi Muatan Lokal Harus di Sekolah atau Madrasah.

“Kita pula menerapkan Ketentuan Gubernur mengenai mulok. Diluar itu, anak-anak kita (orang Jawa) banyak yang tidak dapat berbahasa Jawa,” papar Budi.

“Kami begitu prihatin dengan makin terkikisnya bahasa Jawa. Umumnya beberapa siswa saat ini tidak dapat bicara dalam bahasa Jawa krama inggil yang baik.”

Budi menerangkan, bukan sekedar siswa yang harus berbahasa Jawa krama inggil sehari-hari Kamis, tetapi pula Guru dan pengendalian sekolah mesti memakai bahasa daerah itu

  • Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

    削除
    Berbahasa Jawa Krama Inggil Setiap Kamis
      Komentar(0)